dr. Elbert Wiradarma, Sp.N (Neurologist) I dr. Berto (Hospital Director) I Thesalonika Alvina (Content Writer)
Seperti yang kita tahu, rumah sakit memiliki kode tersendiri untuk berbagai tipe keadaan darurat, mulai dari keadaan darurat eksternal sampai darurat medis di rumah sakitnya. Di kesempatan kali ini, kita akan membahas lebih dalam mengenai salah satu dari kode darurat rumah sakit tersebut, yaitu code stroke.
Apa itu Code Stroke?
Sesuai dengan namanya, code stroke adalah protokol darurat rumah sakit yang dilakukan saat seorang pasien menunjukkan gejala stroke akut. Protokol ini didesain untuk memberikan pertolongan (triase, diagnosa, sampai terapi trombolisis) secepatnya dalam kurun waktu <60 menit.¹ Prioritas dari protokol ini adalah untuk mengurangi kerusakan sel-sel otak. Berdasarkan hal ini, sistem layanan stroke akan difokuskan kepada kecepatan pasien diperiksa dan diobati.
Siapa Saja yang Terlibat dalam Code Stroke?
Tim yang akan secara langsung terlibat dalam penanganan stroke terdiri dari dokter spesialis neurologi, dokter spesialis radiologi, perawat, dan petugas farmasi. Di sini, pasien akan diberikan obat-obatan penghancur gumpalan darah. Namun, perlu Anda ketahui, obat-obatan penghancur gumpalan darah ini hanya akan diberikan jika stroke terjadi kurang dari 4,5 jam.¹ Maka dari itu, pastikan Anda sudah mengunjungi rumah sakit terdekat sejak munculnya gejala stroke.
Bagaimana Cara Mengetahui Tipe Stroke Pasien?
Di sinilah peran dokter spesialis radiologi dibutuhkan, yaitu untuk memeriksa pasien menggunakan CT scan atau MRI. Keputusan penggunaan salah satu dari 2 alat ini akan berbeda-beda di setiap rumah sakit; di Altius Hospitals, kami menggunakan MRI untuk memeriksa pasien sedang mengalami tipe stroke apa.
Hasil dari alat pencitraan sangatlah penting karena ada perbedaan di pengobatan stroke iskemik dan hemoragik: pengobatan stroke iskemik bisa menggunakan obat penghancur gumpalan darah, sedangkan obat yang sama tidak bisa digunakan untuk menangani stroke hemoragik.
Alur Protokol Code Stroke
Detail protokol code stroke setiap rumah sakitnya tidak bisa disamakan, tetapi langkah-langkah umumnya akan mencakup beberapa yang disebutkan di bawah ini:
Triase awal di IGD untuk memastikan kecurigaan stroke.
Dokter akan melakukan pemeriksaan neurologis lengkap dan menghitung NIHSS awal.
Dalam kondisi stabil, pasien akan dipindahkan ke MRI.
MRI untuk memastikan jenis stroke.
Keputusan pengobatan atau tindakan sesuai dengan temuan.
Referensi
Angels Initiative. (2026). Hyperacute resources | Angels Initiative. Angels-Initiative.com. https://www.angels-initiative.com/learning-resources/hyperacute-resources-0