Emergency 3000 9877
Diabetes Melitus

Diabetes Melitus

Penyakit | Mei 12, 2026

Overview

Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah (gula darah) akibat ketidakmampuan tubuh untuk memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup atau memanfaatkan insulin yang diproduksinya secara efektif. Insulin adalah hormon yang diproduksi oleh pankreas yang membantu mengatur kadar gula darah dan memungkinkan glukosa masuk ke dalam sel untuk dijadikan energi.

Ada dua jenis utama diabetes mellitus: diabetes tipe 1, di mana tubuh memproduksi sedikit atau tidak memproduksi insulin sama sekali, dan diabetes tipe 2, yang terjadi ketika tubuh menjadi resisten terhadap insulin atau tidak memproduksinya dalam jumlah yang cukup. Diabetes tipe 2 adalah bentuk yang paling umum dan sering dikaitkan dengan faktor gaya hidup dan metabolisme.

Jika tidak dikelola dengan baik, diabetes dapat memengaruhi berbagai organ dan sistem dalam tubuh seiring berjalannya waktu. Namun, dengan pengobatan yang tepat, perubahan gaya hidup, dan pemantauan rutin, penderita diabetes dapat mempertahankan kualitas hidup yang baik dan mengurangi risiko komplikasi.

Gejala

Gejala diabetes mellitus dapat berkembang secara bertahap, terutama pada diabetes tipe 2, dan terkadang tidak terdeteksi pada tahap awal. Ketika kadar gula darah meningkat secara signifikan, gejalanya menjadi lebih jelas.

Gejala umum meliputi:

  • Sering buang air kecil (poliuria)

  • Rasa haus yang berlebihan (polidipsia)

  • Rasa lapar yang meningkat (polifagia)

  • Penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya

  • Kelelahan dan kelemahan

  • Penglihatan kabur

  • Luka yang sulit sembuh atau infeksi yang sering terjadi

  • Mulut dan kulit kering

  • Kesemutan atau mati rasa pada tangan atau kaki

  • Mudah marah atau perubahan suasana hati

Pada diabetes tipe 1, gejala mungkin muncul secara tiba-tiba dan dapat menjadi parah dengan cepat, terkadang memerlukan penanganan medis segera.

Penyebab

Diabetes mellitus terjadi akibat masalah pada produksi insulin atau fungsi insulin dalam tubuh. Penyebab dasarnya bergantung pada jenis diabetes yang diderita.

Penyebab umum meliputi:

  • Kerusakan autoimun pada sel beta penghasil insulin (diabetes tipe 1)

  • Resistensi insulin, di mana sel-sel tubuh tidak merespons insulin dengan baik (diabetes tipe 2)

  • Kecenderungan genetik atau riwayat keluarga dengan diabetes

  • Gangguan pankreas yang memengaruhi produksi insulin

  • Obesitas dan kelebihan lemak tubuh

  • Pola makan tidak sehat yang tinggi gula dan makanan olahan

  • Kurangnya aktivitas fisik

  • Ketidakseimbangan hormonal atau gangguan endokrin

  • Obat-obatan tertentu yang memengaruhi metabolisme glukosa

Pada diabetes tipe 2, faktor gaya hidup dan lingkungan memainkan peran utama dalam perkembangan dan progresivitas penyakit ini.

Faktor Risiko

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terkena diabetes mellitus. Sebagian di antaranya tidak dapat diubah, sementara yang lain berkaitan dengan pilihan gaya hidup dan kondisi kesehatan.

Faktor risiko utama meliputi:

  • Riwayat keluarga dengan diabetes

  • Kelebihan berat badan atau obesitas

  • Kurang aktivitas fisik

  • Pola makan tidak sehat yang tinggi gula dan karbohidrat olahan

  • Usia yang semakin tua (terutama di atas 40 tahun untuk diabetes tipe 2)

  • Tekanan darah tinggi

  • Tingkat kolesterol tinggi

  • Riwayat diabetes gestasional selama kehamilan

  • Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

  • Merokok

  • Prediabetes atau toleransi glukosa terganggu

Orang yang memiliki beberapa faktor risiko lebih berisiko terkena diabetes dan disarankan untuk menjalani pemeriksaan gula darah secara rutin.

Komplikasi

Jika diabetes mellitus tidak dikendalikan dengan baik, kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah dan organ di seluruh tubuh, yang berujung pada komplikasi serius.

Komplikasi yang mungkin terjadi meliputi:

  • Penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke

  • Kerusakan ginjal (nefropati diabetik) yang menyebabkan gagal ginjal

  • Kerusakan saraf (neuropati diabetik), yang menyebabkan rasa sakit, mati rasa, atau kesemutan

  • Kerusakan mata (retinopati diabetik) yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan

  • Masalah kaki, termasuk infeksi dan bisul yang dapat menyebabkan amputasi

  • Penyembuhan luka yang lambat dan infeksi yang sering

  • Masalah kulit dan peningkatan kerentanan terhadap infeksi

  • Gangguan pendengaran

  • Penurunan fungsi kognitif dan peningkatan risiko demensia

  • Ketoasidosis diabetik (terutama pada diabetes tipe 1), suatu kondisi yang mengancam nyawa

Pengendalian kadar gula darah yang tepat, kebiasaan gaya hidup sehat, dan pemantauan medis secara teratur sangat penting untuk mencegah atau menunda komplikasi ini serta mendukung kesehatan jangka panjang pada individu dengan diabetes mellitus.

Kapan bertemu dengan dokter

Segera periksakan diri ke dokter Dokter Spesialis Penyakit Dalam jika Anda mengalami Diabetes Melitus. Pemeriksaan dini dapat membantu mencegah komplikasi dan memastikan pengobatan yang tepat.

Jadwalkan Janji Temu
Feedback
logo
We'd love your feedback!
Saya berhasil menyelesaikan tujuan utama kunjungan saya hari ini.
Hari ini, tugas saya mudah untuk diselesaikan.
Secara keseluruhan, seberapa puaskah Anda dengan situs web ini?
Seberapa besar kemungkinan Anda merekomendasikan situs web ini?
Jika pengalaman Anda terganggu oleh iklan yang Anda temui selama kunjungan Anda, silakan sertakan tangkapan layar.
Only Image Allowed